Jakarta Pusat, 31/10 (MSB) – Guna mencegah terjadinya aksi tawuran dan gangguan keamanan pada malam hingga dini hari, Polsek Metro Menteng menggelar Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) bersama Tiga Pilar pada Sabtu (31/10/2026) malam.
Kegiatan yang mengusung semangat *โPolisi Bersama Masyarakat Agar Aman dan Kondusifโ* tersebut diawali dengan apel di halaman Polsek Metro Menteng. Apel dipimpin IPDA Faisal Ali Akbar selaku Padal Menteng didampingi AIPTU Yongki Patrik A selaku WaPadal, dengan kekuatan 10 personel Polsek Metro Menteng.
Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan di sejumlah kawasan yang berpotensi menjadi titik kerawanan tawuran, khususnya Kali Pasir, Tambak Ujung, dan Menteng Tenggulun. Seluruh personel diminta melaksanakan patroli secara bertanggung jawab, menjaga keselamatan, serta mengedepankan langkah pencegahan.
Patroli mulai bergerak dengan menggunakan satu unit kendaraan roda empat dinas dan dua unit kendaraan roda dua dinas. Rute patroli menyisir sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman, mulai dari Cikini, Raden Saleh, Kali Pasir, Taman Suropati, Jalan Surabaya, Menteng Tenggulun, Tambak Ujung, hingga kawasan Pegangsaan sebelum kembali ke Mako Polsek Metro Menteng.
Dalam pelaksanaannya, petugas memprioritaskan pemantauan terhadap tiga kawasan yang memiliki potensi kerawanan konflik antarkelompok warga. Di kawasan Kali Pasir, patroli dilakukan untuk mengantisipasi potensi tawuran antara warga Kali Pasir dan Kwitang. Sementara di kawasan Tenggulun, petugas mengantisipasi gesekan antara warga Tenggulun dan Pasar Rumput.
Pemantauan juga dilakukan di kawasan Tambak Ujung guna mencegah potensi tawuran antara warga Tambak dan Manggarai. Dari hasil patroli di ketiga titik tersebut, situasi dilaporkan aman dan kondusif, tanpa adanya kejadian tawuran.
Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menegaskan bahwa patroli malam merupakan bentuk kehadiran kepolisian untuk memberikan rasa aman sekaligus mencegah gangguan kamtibmas sebelum berkembang menjadi peristiwa yang lebih besar.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi, menjaga hubungan baik ant warga, serta segera menyampaikan informasi kepada petugas apabila ditemukan indikasi yang dapat memicu konflik.
Senada dengan hal tersebut, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menekankan bahwa stabilitas keamanan tidak dapat diwujudkan hanya melalui kehadiran aparat, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)







