DAERAH

Polisi buka blokade jalan lintas di Nagan Raya dari aksi demo warga

20
×

Polisi buka blokade jalan lintas di Nagan Raya dari aksi demo warga

Sebarkan artikel ini

 

Meulaboh, 12/5  – Polres Nagan Raya, Aceh, membuka pemblokiran jalan lintas barat selatan Aceh di depan SPBU Kuta Trieng kabupaten setempat setelah sebelumnya ditutup oleh masyarakat korban banjir yang melakukan aksi unjuk rasa pada Senin (11/5) petang.

“Alhamdulillah, dengan penggalangan persuasif yang kita lakukan, warga mau mendengarkan dan jalan lintas umum berhasil kita buka kembali sekitar pukul 18.10 WIB,” kata Kapolsek Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Iptu Ade Haidir yang dihubungi ANTARA, Senin malam.

Ia mengatakan, melalui upaya negosiasi persuasif yang dilakukan oleh pihak kepolisian, warga sepakat untuk membuka kembali akses jalan yang sempat lumpuh selama kurang lebih satu jam sejak Senin sore.

Dampak dari aksi unjukrasa yang dilakukan dengan cara menutup akses jalan lintas provinsi di pantai barat selatan Aceh tersebut, telah mengakibatkan antrean panjang kendaraan mencapai diatas dua kilometer.

Iptu Ade Haidir menjelaskan pembukaan jalan tersebut dilakukan setelah pihaknya melakukan pendekatan langsung kepada warga yang berkumpul. Meski sempat memicu kemacetan panjang akibat tingginya intensitas kendaraan, situasi tetap terjaga kondusif tanpa adanya tindakan anarkis.

Ia menjelaskan, aksi unjukrasa dan penutupan jalan yang dilakukan tersebut, sebagai bentuk protes dan menanti kehadiran perwakilan atau tim terkait dari Pemerintah Kabupaten Nagan Raya untuk memberikan solusi atas permasalahan yang mereka hadapi.

Meskipun jalan telah dibuka, warga menyatakan akan kembali berkumpul di titik yang sama, dan berencana melakukan aksi serupa pada Selasa (12/5) untuk menunggu kepastian dari pihak kabupaten.

Warga mengancam akan mengambil langkah dengan skala yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak segera direspons.

Iptu Ade Haidir mengatakan pihak kepolisian, baik dari Polsek Darul Makmur maupun dukungan dari Polres Nagan Raya, berkomitmen untuk terus mendampingi dan mengawal aspirasi warga guna memastikan situasi tetap aman dan tertib hukum.

“Kami dari kepolisian siap mendampingi dan mengawal kegiatan warga, baik itu di Kutatrieng maupun jika mereka bergerak ke Suka Makmue, ibu kota Kabupaten Nagan Raya. Intinya, kami meminta warga tetap tertib, tidak anarkis, dan mematuhi hukum yang berlaku,” katanya menambahkan.

Hingga berita ini ditulis, arus lalu lintas di kawasan tersebut sudah kembali normal. Pihak kepolisian terus memantau perkembangan situasi di lapangan menjelang rencana aksi lanjutan warga pada Selasa pagi.
(agam)