Jakarta, 5/5 (MSB) – Program Studi Magister Pendidikan Agama Kristen (MPAK) Program Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia mengadakan salah satu darma perguruan tinggi, yaitu Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada hari Sabtu, 3 Mei 2025. PkM ini ditujukan kepada warga gereja GKMI Ark of Worship Serpong, Tangerang berupa Penyuluhan Manajemen Misi dan Pertumbuhan Gereja.
Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin setiap semester yang dijalankan oleh para dosen dan mahasiswa Prodi MPAK UKI.
Pada kesempatan ini, tim PkM MPAK terdiri dari 3 orang dosen dan 4 mahasiswa. Ketua tim yaitu Dr. Halim Wiryadinata, BA(Hons)., M.Th., MM, dengan anggota Dr. Noh Ibrahim Boiliu, M.Pd., Desi Sianipar, M.Th., D.Th., Desy Irawaty Santoso, S.Th., Eklin Amtor de Fretes, S.Si. Teol, Vitus Telaumbanua, S.Th. dan Risa Yulianti, S.Th.
Kegiatan dibuka dengan penandatanganan dokumen Implementation Arrangement (IA) antara Ketua Program Studi Magister Pendidikan Agama Kristen PPs UKI (Dr. Noh Ibrahim Boliu, M.Pd.) dan Gembala GKMI Ark of Worship (Pdt. Trofimus Herry Susilo, M.Th.).
Selanjutnya sesi pertama diisi dengan pemaparan “Manajemen Misi dan Pertumbuhan Gereja sebagai Wujud Kasih Allah” oleh Halim Wiryadinata. Narasumber menekankan bahwa gereja bukan hanya sebagai organisme tetapi juga organisasi.
Oleh karena itu, manajemen misi dan pertumbuhan gereja sebaiknya memiliki perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi yang baik dalam menghadapi era digitalisasi.
Pada sesi selanjutnya, Noh Ibrahim Boiliu membahas “Manajemen Misi dan Pertumbuhan Gereja dalam Membangun Karakter, Etika dan Nilai dalam Pendidikan Agama Kristen”.
Dia menekankan pentingnya karakter dan etika untuk membangun nilai warga gereja dalam pendidikan Agama Kristen sehingga memampukan warga gereja dapat menjalankan misi dengan baik.
Karena itu dibutuhkan pendidikan agama Kristen untuk membentuk dan mendidik warga gereja dengan nilai-nilai Kristen. Berikutnya, Desi Sianipar menyampaikan materi “Manajemen Misi dan Pertumbuhan Gereja: Membangun Strategi PAK dalam Menjalankan Amanat Agung.”
Dia mengatakan bahwa Amanat Agung dalam Matius 28:18-20 perlu dipahami dengan jelas maknanya, dan gereja perlu mempersiapkan kurikulum PAK berbasis misi dengan tujuan, materi, pengalaman belajar, dan evaluasi yang mendukung dan memperkuat misi Kristen.
Yang tidak kalah menarik dan sangat penting dalam PkM ini adalah materi berupa kegiatan mendongeng, sekaligus KKR bagi anak-anak Sekolah Minggu yang dilaksanakan oleh Eklin Amtor de Fretes, seorang pendongeng nasional yang sedang menempuh studi magister di Prodi MPAK PPs UKI.
Dalam melayani anak-anak, dia didukung oleh dua mahasiswa Prodi MPAK lainnya, yaitu: Vitus Telaumbanua dan Risa Yulianti.
Kegiatan ini diikuti oleh warga jemaat dewasa, pemuda dan anak-anak dengan sangat antusias dan senang dalam mengikuti kegiatan ini.
Mereka terlibat aktif dalam sesi tanya jawab dengan dipandu oleh moderator dan fasilitator, yaitu Ibu Desy Irawaty Santoso, S.Th, yang juga mahasiswa Prodi MPAK. Kegiatan PkM ini diakhiri dengan doa penutup oleh Pdt. Trofimus Herry Susilo, M.Th. dan foto bersama. (Roce)







