Jakarta Pusat, 16/10 (MSB) – Polsek Johar Baru menggelar Operasi Cipta Kondisi disertai patroli kewilayahan pada Jumat (16/10/2026) dini hari untuk mengantisipasi begal, narkoba, senjata tajam, serta kejahatan jalanan lainnya.
Kegiatan dimulai pukul 01.00 WIB dengan melibatkan 12 personel, dipimpin Aiptu Rudi K selaku PS. Kanit Propam, didampingi Iptu Agung Prasojo, Panit I Opsnal Reskrim. Petugas menggelar razia stasioner di Jalan Tanah Tinggi IV pukul 01.30–02.00 WIB, kemudian menyisir sejumlah ruas jalan di wilayah Johar Baru.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan, operasi tersebut merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), menekan kejahatan jalanan, serta memberikan rasa aman bagi warga. Kehadiran polisi di titik rawan juga ditingkatkan untuk mempersempit peluang pelaku melakukan tindak kriminal.
Kapolsek Johar Baru Kompol Zakaria Said Al Jaidi mengatakan, pemeriksaan dilakukan terhadap identitas pengendara dan muatan kendaraan guna mengantisipasi peredaran narkoba, kepemilikan senjata tajam, serta barang terlarang lainnya.
“Kami terus mengintensifkan patroli dan pemeriksaan secara profesional sesuai ketentuan untuk mencegah kejahatan jalanan, termasuk pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor (3C). Kami juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas,” ujar Kompol Zakaria.
Operasi Cipta Kondisi dan patroli kewilayahan berakhir pukul 02.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Johar Baru terpantau aman dan kondusif.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)







