Swarabhayangkara.com – PROBOLINGGO– Pengadaan pakaian dinas Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo memicu sorotan publik. Pasalnya, anggaran yang dialokasikan untuk kebutuhan seragam kerja tersebut dinilai fantastis, yakni tembus ratusan juta rupiah.
Berdasarkan data yang dihimpun, paket bertajuk “Belanja alat/bahan untuk kegiatan kantor-perlengkapan dinas” pada sub kegiatan penyediaan pakaian dinas dan atribut kelengkapan kepala daerah dan wakil kepala daerah, dialokasikan pagu anggaran senilai Rp 235 juta.
Saat dikonfirmasi, Kepala Bagian Umum (Kabag) Setda Kabupaten Probolinggo, Yuanita, membenarkan adanya alokasi tersebut. Ia menjelaskan paket ini mencakup pengadaan berbagai jenis pakaian dinas beserta atributnya.
“Mulai dari seragam kerja harian Senin-Jumat, Pakaian Dinas Harian (PDH), Pakaian Sipil Harian (PSH), Pakaian Sipil Resmi (PSR), Pakaian Dinas Lapangan (PDL), hingga Pakaian Dinas Upacara (PDU) dan pakaian adat,” jelas Yuanita, Selasa (5/5/2026).
Namun, saat disinggung lebih rinci mengenai jumlah setelan pakaian dan atribut, Yuanita irit bicara. Ia enggan memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai detail rincian belanja pakaian yang memakan anggaran APBD hingga ratusan juta rupiah tersebut.
Tingginya alokasi anggaran ini menambah daftar panjang sorotan publik terhadap efisiensi anggaran belanja daerah.
Hingga berita ini diturunkan, transparansi mengenai jumlah setelan, bahan kain, maupun rincian harga satuan pakaian dinas tersebut masih dipertanyakan.
Penulis:Tim







