DAERAH

Pemprov Maluku ajak perantau teladani semangat perjuangan Pattimura

13
×

Pemprov Maluku ajak perantau teladani semangat perjuangan Pattimura

Sebarkan artikel ini

 

Ambon, 03/8  – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku mengajak masyarakat Maluku di perantauan terus menghidupkan semangat perjuangan Kapitan Pattimura sebagai landasan memperkuat persatuan, menjaga persaudaraan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

“Meskipun terpisah oleh jarak dan lautan, ikatan batin kita sebagai sesama anak Maluku tidak pernah pudar. Semangat perjuangan Kapitan Pattimura terus menyala dalam hati ‘katong samua’ (kita semua), di mana pun berada. Beliau adalah simbol keberanian, persatuan, dan cinta tanah air yang abadi,” kata Kepala Kantor Perwakilan Provinsi Maluku Saiful Indra Patta dalam keterangan yang diterima di Ambon, Minggu (2/8).

Saiful menyampaikan ajakan tersebut saat pada Peringatan Hari Pattimura ke-209 di Balairung Utama Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga, Jawa Tengah.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Kerukunan Keluarga Maluku dan Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Maluku (HIPMMA) di Salatiga yang terus menjaga tali persaudaraan dan melestarikan nilai-nilai perjuangan Pattimura meski berada jauh dari tanah kelahiran.

Menurutnya, peringatan Hari Pattimura bukan sekadar mengenang perjuangan pahlawan nasional, tetapi juga menjadi momentum memperkuat identitas, solidaritas, dan semangat kebangsaan masyarakat Maluku di mana pun berada.

Ia mengatakan peringatan Hari Pattimura di Salatiga menjadi bukti semangat Lawamena Haulala tetap hidup di kalangan masyarakat Maluku di perantauan.

Nilai persatuan, saling mendukung, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru, ujar dia, perlu terus dipelihara tanpa meninggalkan jati diri sebagai orang Maluku.

“Kita mungkin berbeda negeri, berbeda kampung, tapi dalam darah kita mengalir satu tekad: menjaga warisan luhur para pahlawan bangsa,” ujarnya.

Ia juga mengajak generasi muda Maluku menghidupkan semangat perjuangan Pattimura melalui karya dan pengabdian di berbagai bidang sebagai bentuk penghayatan terhadap amanat luhur Thomas Matulessy.

“Saya berharap kita semua dapat menunjukkan karya terbaik dalam tugas di mana saja kita berada. Itulah bentuk penghayatan dari amanat luhur yang dititipkan Thomas Matulessy bahwa ‘Pattimura tua boleh sirna, tetapi akan bangkit Pattimura-Pattimura muda untuk meneruskan perjuangan ini’,” tegasnya.

(alex)