Meulaboh, 29/4 (MSB) – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berencana mengaktifkan kembali bus sekolah di Meulaboh, ibu kota kabupaten setempat, sebagai upaya mencegah terjadinya kecelakaan lalu-lintas bagi kalangan siswa di daerah ini.
“Dengan adanya layanan bus sekolah, maka ke depan secara bertahap anak–anak sekolah dapat beralih dari kendaraan pribadi menggunakan angkutan bus sekolah,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Barat Erdian Mourny di Meulaboh, Rabu.
Sebagai langkah awal, pihaknya telah melakukan upaya pembersihan sejumlah halte yang ada di daerah ini, sehingga nantinya saat layanan bus sekolah diaktifkan, para siswa akan lebih nyaman menggunakan transportasi publik.
Setelah pembersihan halte selesai dilakukan, pada pekan depan atau pekan pertama Mei 2026, pihaknya mulai mempersiapkan rute bus untuk anak sekolah guna mengetahui ruas jalan mana saja yang akan dilalui.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap, dengan adanya layanan bus sekolah, ke depan secara bertahap para siswa dapat beralih dari kendaraan pribadi menggunakan bus.
Pihaknya juga berencana melakukan sosialisasi kepada para siswa di setiap sekolah, agar ke depan tidak lagi menggunakan kendaraan pribadi untuk berangkat ke sekolah.
Ia juga meminta orang tua mengantar dan menjemput anak ke sekolah.
Hal ini diharapkan seluruh siswa tidak lagi menggunakan sepeda motor saat berangkat ke sekolah, sebagai upaya menciptakan keselamatan siswa di Kabupaten Aceh Barat.
“Agar terhindar dari peristiwa kecelakaan seperti yang sering terjadi selama ini,” demikian Erdian.
(agam)







