Lombok Utara, 06/4 – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyalurkan bantuan logistik dan melakukan pendataan sebagai bentuk respons cepat dalam penanganan dampak bencana banjir di Desa Menggela, Kecamatan Pemenang.
“Kunjungan ini dilakukan sebagai respons cepat pemerintah daerah dalam memetakan dampak kerusakan serta memastikan langkah-langkah penanganan darurat berjalan efektif bagi warga terdampak,” kata Wakil Bupati Lombok Utara Kusmalahadi Syamsuri di Lombok Utara, Senin.
Bencana banjir di Dusun Kerujuk, Desa Menggala, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara terjadi pada Minggu (5/4/2026) sore hingga malam, setelah wilayah setempat diguyur hujan lebat.
Banjir tersebut akibat luapan air sungai yang merendam permukiman warga dengan ketinggian mencapai pinggang orang dewasa.
“Peristiwa tersebut berdampak pada sekitar 70 warga yang kini telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman,” katanya.
Ia mengatakan pemerintah daerah bergerak cepat merespons bencana tersebut. Ia menekankan bahwa banjir akibat luapan sungai ini bukan pertama kali melanda wilayah Dusun Kerujuk, khususnya saat curah hujan tinggi.
“Penanganan cepat terus kami lakukan bersama BPBD dan Dinas Sosial, mulai dari evakuasi warga hingga pendataan untuk penyaluran bantuan logistik,” ujarnya.
Lebih lanjut Wabup mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang masih mungkin terjadi, serta mengajak semua pihak untuk meningkatkan doa demi keselamatan bersama.
“Kami berharap masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana, khususnya di wilayah rawan, serta memanjatkan doa agar musibah ini segera teratasi,” harapnya.
Pemerintah Kabupaten Lombok Utara berkomitmen untuk senantiasa hadir bagi masyarakat, termasuk dalam penanganan bencana, demi menjamin keselamatan serta terpenuhinya kebutuhan dasar warga terdampak.
Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati Lombok Utara didampingi oleh jajaran BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Lombok Utara guna memastikan penanganan berjalan cepat serta tepat sasaran.
Selain meninjau evakuasi, tim juga mendata warga terdampak sebagai dasar penyaluran bantuan logistik.
“Kami imbau warga tetap waspada saat terjadi cuaca ekstrem, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” katanya.
(dody)







