DAERAH

Polda Sultra distribusikan 107 komputer untuk perkuat Intelkam Polsek

36
×

Polda Sultra distribusikan 107 komputer untuk perkuat Intelkam Polsek

Sebarkan artikel ini

 

Kendari, 14/4 (MSB) – Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyalurkan sebanyak 107 unit alat komputer atau personal computer (PC) All-in-One kepada seluruh kepolisian sektor (Polsek) jajaran guna memperkuat kinerja dan operasional unit Intelkam.

Direktur Intelkam Polda Sultra Kombes Pol Andi Hermawan di Kendari, Selasa, mengatakan pengadaan perangkat teknologi informasi tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan efisiensi kerja personel dalam mengolah serta melaporkan data intelijen di lapangan.

“Penyerahan hari ini adalah distribusi 107 unit PC All-in-One yang diperuntukkan bagi unit Intelkam di seluruh Polsek jajaran Polda Sultra,” kata Andi Hermawan.

Ia menjelaskan langkah tersebut sejalan dengan arahan pimpinan Polda Sultra untuk memperkuat fungsi intelijen sebagai garda terdepan dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Menurut dia, penguatan sarana dan prasarana ini sangat krusial mengingat dinamika tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Sultra yang semakin kompleks.

“Sesuai arahan Bapak Kapolda, perangkat ini diharapkan dapat mendukung operasional intelijen. Tugas utama kita adalah deteksi dini, sehingga fasilitas penunjang harus memadai,” ujarnya.

Andi Hermawan juga mengatakan pembaruan perangkat teknologi ini akan berdampak langsung pada percepatan alur pelaporan dari tingkat Polsek menuju Mapolda.

Menurut dia, digitalisasi data dinilai mampu memangkas waktu birokrasi sehingga informasi dapat segera diolah menjadi bahan pertimbangan pengambilan keputusan pimpinan.

“Dengan perangkat baru ini, laporan dan data intelijen dari wilayah dapat terhimpun lebih cepat untuk segera disajikan kepada pimpinan,” ujarnya.

Ia menambahkan penyerahan bantuan sarana kerja ini juga menjadi bagian dari transformasi digital di lingkungan Polda Sultra.

Dengan sistem yang terintegrasi dan didukung perangkat yang mumpuni, kata dia, diharapkan respons kepolisian terhadap potensi konflik atau gangguan di tingkat bawah dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat.

(Deden)