DAERAH

Pengukuhan Pengurus KONI Kota Blitar Periode 2026–2030, Pembinaan Atlet dan Strategi Perolehan Medali Jadi Fokus Menuju Porprov 2027

15
×

Pengukuhan Pengurus KONI Kota Blitar Periode 2026–2030, Pembinaan Atlet dan Strategi Perolehan Medali Jadi Fokus Menuju Porprov 2027

Sebarkan artikel ini

MSG – BLITAR – Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar periode 2026–2030 resmi dilantik di Gedung Koesumo Wicitro, Selasa (27/10/2026). Pengurus baru langsung fokus memperkuat pembinaan atlet dan mempersiapkan kontingen menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.

Ketua KONI Kota Blitar, Elim Tyu Samba, menegaskan kesiapan jajarannya untuk bergerak cepat menyusun program strategis demi meningkatkan prestasi olahraga.

 

“Alhamdulillah pelantikan pengurus KONI Kota Blitar periode 2026–2030 berjalan lancar. Meskipun sempat ada keterlambatan proses, kita siap bekerja keras dan ‘berlari kencang’ untuk menyusun persiapan prestasi di depan mata, terdekat adalah Porprov,” ujar Elim.

 

Sebagai langkah awal, KONI Kota Blitar memetakan cabang olahraga (cabor) potensial peraih medali. Dukungan fasilitas dan anggaran dari pemerintah daerah maupun KONI akan diprioritaskan berdasarkan capaian serta potensi prestasi masing-masing cabor.

 

Persiapan Pusat Pelatihan Kota (Puslatkot) juga menjadi fokus utama.

 

Terkait pendanaan, total hibah tahunan sebesar Rp2,8 miliar telah dituangkan dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Sekitar Rp300 juta telah dicairkan pada kepengurusan sebelumnya, sedangkan sisanya akan dicairkan bertahap untuk mendukung operasional dan pembinaan atlet.

 

Elim menekankan pentingnya kolaborasi antara KONI, Pemerintah Kota Blitar, cabang olahraga, dan masyarakat dalam membangun prestasi olahraga daerah.

 

“Yang terpenting adalah bersambung dan berkolaborasi antara Pemkot, KONI, dan seluruh elemen masyarakat demi kemajuan olahraga di Kota Blitar,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Ketua Umum KONI Provinsi Jawa Timur, Muhammad Nabil, mendorong KONI Kota Blitar melakukan pemetaan atlet secara akurat, termasuk menentukan cabang olahraga dan nomor pertandingan yang berpeluang meraih medali.

 

“Tren prestasi Kota Blitar harus naik. Kami memberikan pola: silakan berkunjung dan berdiskusi dengan KONI Jatim terkait pemetaan serta akurasi perolehan medali. Tentukan cabang olahraga (cabor) atau nomor unggulan. Definisi unggulan di sini bukan sekadar besar atau banyak, melainkan yang nyata berprestasi,” tegas Nabil.

 

Ia juga menyoroti potensi panjat tebing dan panahan yang memiliki keterkaitan dengan kompetisi internasional. Menurutnya, cabang olahraga tersebut perlu mendapat pembinaan berkelanjutan.

 

Untuk menghadapi Porprov Jatim 2027, Nabil meminta pembentukan tim skuat dilakukan sejak dini dengan proses seleksi yang objektif, sportif, dan proporsional. Cabang olahraga unggulan juga perlu mendapat dukungan maksimal melalui evaluasi atlet serta mekanisme promosi dan degradasi.

 

Melalui kepengurusan baru ini, KONI Kota Blitar diharapkan mampu memperkuat sistem pembinaan, mengoptimalkan potensi atlet, dan meningkatkan perolehan medali pada Porprov Jawa Timur 2027.