DAERAH

Polda Bali: Bendera One Piece tak runtuhkan muruah bangsa Indonesia 

287
×

Polda Bali: Bendera One Piece tak runtuhkan muruah bangsa Indonesia 

Sebarkan artikel ini

 

Denpasar, 04/8  – Kepolisian Daerah Bali menyatakan peredaran dan pengibaran bendera bajak laut dari manga “One Piece” tidak berpengaruh dan tidak meruntuhkan muruah bangsa Indonesia.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Komisaris Besar Polisi Ariasandy di Denpasar, Bali, Senin menjawab pertanyaan wartawan terkait pengibaran bendera bertema anime “One Piece”.

“Selama tidak melanggar aturan yang sudah ditetapkan oleh negara kita, tidak jadi persoalan. Tidak kemudian meruntuhkan harkat, martabat, muruah dari negara Indonesia,” kata Sandy.

Meskipun demikian, dalam konteks menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Negara Kesatuan Republik Indonesia, Ariasandy mengimbau masyarakat untuk fokus mengibarkan bendera Merah Putih.

Karena menurutnya, atribut bendera Merah Putih merupakan wujud kebanggaan terhadap bangsa dan penghormatan terhadap para pahlawan yang telah berjasa dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Sehingga, tidak bijaksana mengibarkan bendera lain.

“Kita tetap menghimbau kepada masyarakat, kita sama-sama menggelorakan pemasangan bendera merah putih sebagai wujud kebanggaan kita berbangsa dan bertanah air. Kemudian sebagai salah satu wujud syukur kita penghargaan kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan negara Republik Indonesia,” kata mantan Kabid Humas Polda NTT itu.

Terkait dengan peredaran dan pengibaran bendera One Piece di Bali, kata dia, sejauh ini belum ditemukan sehingga tidak ada yang disita oleh Kepolisian.

Sebelumnya, seruan untuk mengibarkan bendera One Piece viral di media sosial sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah.

Bendera fiktif tersebut memiliki latar hitam dan tengkorak, serta dua tulang yang menyilang di belakangnya.

Tengkorak berwarna putih dengan ekspresi tersenyum itu berhiaskan topi jerami kuning khas tokoh utama One Piece, Monkey D. Luffy.

(bayu)