DAERAH

Polres Halmahera Utara razia senjata tajam usai bentrok antarwarga

97
×

Polres Halmahera Utara razia senjata tajam usai bentrok antarwarga

Sebarkan artikel ini

 

Ternate, 02/4  – Kepolisian Resor Halmahera Utara, Maluku Utara, bersama aparat gabungan TNI-Polri menggelar razia senjata tajam usai bentrokan antarwarga di Desa Kira dan Desa Duma.

“Dalam razia tersebut, aparat mengamankan puluhan barang bukti berbahaya yang diduga akan digunakan untuk aksi lanjutan,” kata Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu dihubungi dari Ternate, Kamis.

Ia mengatakan operasi dilakukan sejak Selasa (31/3) dini hari sebagai langkah meredam situasi dan mencegah bentrokan susulan.

Menurut Erlichson, petugas menemukan sejumlah senjata tajam jenis parang yang dibawa warga. Di Desa Kira, dua warga kedapatan membawa senjata tajam dan langsung ditangkap.

Selain itu, aparat menyita satu unit senapan angin lengkap dengan teleskop yang diduga milik warga.
Dalam penggeledahan di sejumlah rumah, petugas juga menemukan komponen senapan angin serta dua galon minuman keras tradisional jenis cap tikus.

Aparat turut menemukan satu unit bom rakitan di salah satu lokasi.

“Semua barang bukti dan pemiliknya sudah kami amankan untuk diproses lebih lanjut. Kami menemukan bom rakitan yang sangat berbahaya. Jika tidak segera disita, bisa memakan korban jiwa,” kata dia.

Kapolres menegaskan razia tersebut merupakan komitmen aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah bentrokan susulan.

“Begitu ada laporan bentrok, kami langsung turun bersama TNI. Tidak boleh ada ruang bagi aksi-aksi yang mengganggu keamanan. Kami langsung melakukan penyisiran untuk mengamankan barang bukti dan mencegah bentrok susulan,” ujarnya.

Menurut dia, seluruh barang bukti telah dibawa ke Markas Polres Halmahera Utara, sementara pemiliknya menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

(jhon)