DAERAH

Polres Rejang Lebong kerahkan 185 personel pengamanan Lebaran

108
×

Polres Rejang Lebong kerahkan 185 personel pengamanan Lebaran

Sebarkan artikel ini

 

Rejang Lebong, Bengkulu, 12/3  – Kepolisian Resor (Polres) Rejang Lebong, Bengkulu, mengerahkan sedikitnya 185 personel gabungan guna mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah itu melalui Operasi Ketupat Nala 2026.

​Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir di Mapolres Rejang Lebong, Kamis, mengatakan personel yang dilibatkan terdiri atas unsur Polri, TNI, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, serta instansi terkait lainnya.

​”Operasi ini resmi dimulai hari ini ditandai dengan apel gelar pasukan. Fokus utama kami adalah menjamin keamanan di jalur lintas yang menghubungkan Provinsi Bengkulu dengan Sumatera Selatan serta mengantisipasi lonjakan pengunjung di sejumlah objek wisata,” kata dia usai memimpin apel di Mapolres Rejang Lebong.

​Dia menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Nala 2026 ini akan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026.

​Guna memberikan pelayanan maksimal kepada pemudik, kata dia, pihak kepolisian telah menyiagakan lima titik pos yang terdiri atas Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) di lokasi-lokasi strategis yang diprediksi menjadi pusat kepadatan aktivitas masyarakat.

​Adapun sebaran pos tersebut meliputi Pos Pelayanan di kawasan Pasar Bang Mego Curup yang merupakan pusat perbelanjaan, serta dua pos di lokasi wisata yakni Tebing Suban dan Danau Mas Harun Bastari (DMHB).

​Sedangkan untuk menjaga keamanan di jalur rawan lintas Curup-Lubuklinggau, polisi mendirikan dua Pos Pengamanan yang berlokasi di Desa Tanjung Aur, Kecamatan Sindang Kelingi dan Pos Kontainer di Desa Taba Padang, Kecamatan Binduriang.

​”Kami telah memetakan potensi kerawanan, baik itu kemacetan maupun gangguan Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat). Jalur lintas menuju Lubuklinggau menjadi prioritas pengawasan mengingat posisinya sebagai wilayah transit penting,” terangnya.

​Dalam arahannya, Florentus menekankan agar seluruh petugas di lapangan mengedepankan pendekatan humanis saat melayani masyarakat. Ia berharap kehadiran personel kepolisian dapat menjadi solusi langsung bagi kendala yang dihadapi pemudik di perjalanan.

​”Target kami adalah mewujudkan mudik yang aman dan keluarga yang bahagia. Kami mengimbau kepada para pemudik untuk tidak memaksakan diri dan segera memanfaatkan pos pelayanan yang tersedia jika merasa lelah di perjalanan,” ujar AKBP Florentus Situngkir.

(Tendri)