DAERAHPOLRI

Samsat Talangagung Memanas Usai Berkas dari Wartawan di Tolak Petugas, Kapolres Malang Klaim Sudah Sesuai SOP

9
×

Samsat Talangagung Memanas Usai Berkas dari Wartawan di Tolak Petugas, Kapolres Malang Klaim Sudah Sesuai SOP

Sebarkan artikel ini

*MSB Jatim.MALANG* – Klaim Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri bahwa pelayanan di Samsat Talangagung sudah sesuai SOP dibantah telak oleh Ketua Afiliasi Wartawan Probolinggo Raya (AWPR) Fahrul Mozza.

Sebelumnya Fahrul mengeluhkan pelayanan bobrok saat bayar pajak 5 tahunan. Meski sudah bawa cek fisik bantuan dari Samsat Probolinggo Kota dan KTP atas nama, ia dilempar untuk ACC ke KRI di Polres Malang.

“IPTU Putra HP aktif tidak direspon, WA tidak dibalas. Kasat Lantas AKP Alif Chelvin juga sama. Baur STNK Aiptu Eko juga bungkam,” kata Fahrul, Rabu (16/09/2026).

Saat dikonfirmasi, Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri berdalih. *”Anggota sudah bekerja sesuai SOP. Di Samsat Talangagung harus dihadirkan kendaraan dan atas nama,”* ujar Kapolres via telepon.

Jawaban itu langsung diserang balik Fahrul. *”SOP seperti apa? Itu cuma slogan saja di lapangan!”* tegas Fahrul.

“Kalau SOP harus hadirkan kendaraan dan atas nama, kenapa biro jasa bawa berkas tanpa KTP, pemilik asli tidak hadir, kendaraan tidak hadir, bisa diproses dan lolos? Karena ada biaya terselubung yang tidak masuk UPT Bapenda, masuk kantong pribadi. Info dari bawahan, ini perintah atasan, Kasat dan KRI. UPT Bapenda Ibu Reni tidak ada wewenang,” bongkar Fahrul.

Senada, wartawan Metro Soerya asal Jember, Angga, yang bolak-balik Jember-Malang urus STNK hilang dengan berkas lengkap juga dipersulit.

“Polri bukan melindungi, oknumnya yang mempersulit aturan untuk memuluskan pungli,” keluhnya.

Keduanya mendesak Propam dan Paminal Polda Jatim segera turun ke lapangan untuk memeriksa dugaan pungli terorganisir di Samsat Talangagung.
(Dhof&tim)