HUKRIM

Polres Jombang usut kematian perempuan lansia diduga korban pembunuhan

258
×

Polres Jombang usut kematian perempuan lansia diduga korban pembunuhan

Sebarkan artikel ini

 

Jombang, 14/11  – Aparat Kepolisian Resor Jombang, Jawa Timur, mengusut kematian seorang perempuan lanjut usia berinisial TR (62), warga Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Jombang, yang tubuhnya ditemukan penuh luka dan diduga menjadi korban pembunuhan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jombang Ajun Komisaris Polisi Dimas Robin mengatakan polisi sudah melakukan serangkaian penyelidikan kasus tersebut, termasuk meminta keterangan sejumlah saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Jasad korban ditemukan dalam keadaan tertutup bantal. Mukanya tertutup bantal, badan korban ditutupi selimut. Kemudian penemuan ini di rumahnya, Desa Mancilan, Mojoagung,” kata Dimas dalam keterangannya di Jombang, Jumat.

Ia mengatakan pengungkapan kasus dugaan pembunuhan itu berawal dari laporan keluarga korban yang mendapati keanehan

Pada Senin (10/11), anak korban mengirimkan buah jeruk ke rumah TR, tetapi saat itu tidak ada jawaban dari dalam rumah sehingga buah jeruk digantungkan begitu saja di daun pintu. Hingga beberapa hari kemudian, posisi buah jeruk itu tidak berubah.

Anak korban juga mendapati bau tidak sedap dari dalam rumah sehingga melaporkan hal ini ke perangkat desa dan diteruskan ke polisi.

Dari hasil penyelidikan, jelas Dimas, diketahui rumah korban memiliki tiga pintu, yakni dua pintu terkunci dari dalam dengan posisi kunci menempel dan satu pintu terkunci, namun kunci tidak menempel di dalam.

Polisi mendata seluruh kerabat serta tetangga, termasuk suami korban. Polisi menduga suami korban berinisial P, yang saat kejadian tidak berada di rumah, menjadi pihak yang bertanggung jawab.

Dari pemeriksaan TKP, uang tunai dan sejumlah perhiasan korban masih ada di rumah, hanya sepeda motor yang tidak terlihat.

Berdasarkan hasil otopsi, ditemukan sejumlah luka di sekujur tubuh korban. Bahkan, korban mengalami patah tulang pada bagian iga dan ada gumpalan darah di bagian kepala.

“Jadi kemungkinan kematian korban sekitar lebih dari empat hari. Bisa kami simpulkan korban ini adalah korban pembunuhan dan saat ini serangkaian penyelidikan kami lakukan. Kami juga dalami keberadaan P,” kata Dimas.

(Asma)