Kupang, 15/4 (MSB) – Kepolisian Resor Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan 200 paket sembako untuk warga terdampak gempa magnitudo 4,7 yang menghancurkan ratusan rumah di dua desa di Pulau Adonara.
Kapolres Flores Timur AKBP Aditya Octorio Putra dari Larantuka, Rabu mengatakan bantuan sembako itu disalurkan kepada warga di Desa Lamahala Jaya dan Desa Terong yang terdampak oleh bencana alam itu.
“Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban warga di tengah musibah. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya saat menghadapi situasi darurat bencana,” katanya.
Kehadiran personel kepolisian, kata dia, tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat yang terdampak bencana mendapatkan bantuan dan perhatian.
“Ini adalah tugas kemanusiaan yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” katanya.
Tak hanya menyalurkan bantuan, personel Polres Flores Timur juga melaksanakan berbagai kegiatan sosial lainnya seperti trauma healing dan pelayanan kesehatan.
Selain itu, personel juga mendata rumah warga yang mengalami kerusakan untuk mendukung proses penanganan lanjutan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra menyampaikan bahwa Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko memberikan apresiasi atas respons cepat jajaran Polres Flores Timur dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
Kapolda NTT melalui Kabid Humas juga berharap agar seluruh jajaran terus meningkatkan kepedulian dan respons cepat dalam setiap situasi darurat.
“Harapannya, kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam kondisi sulit seperti bencana. Tetap jaga keselamatan, solidaritas dan terus berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.
(Wen)







